Sempat Terputus, PLN Sukses Pulihkan 99% Listrik Luwu Utara-Sulsel

Sempat Terputus, PLN Sukses Pulihkan 99% Listrik Luwu Utara-Sulsel
PLN Gerak Cepat Atasi Banjir di Sukabumi
PLN – Pemprov Jabar Sinergi Gelorakan Electrifying Lifestyle

PLN Berhasil normalkan kembali 99% kelistrikan di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hingga Minggu (19/7) pagi tercatat, 350 gardu telah menyala.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani memberikan apresiasi atas kesigapan PLN memulihkan kelistrikan paska banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7) malam.

“Terimakasih atas respon cepat PLN dalam pemulihan kelistrikan pasca banjir,” ucap Indah.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palopo, Alimuddin menjelaskan bahwa masih tersisa 5 gardu di daerah Sabbang yang belum bisa dinyalakan karena akses ke lokasi tidak dapat dilewati.

“Tim kami di lapangan terus berupaya untuk memberikan perbaikan maksimal dengan tetap memprioritaskan keamanan,” ujar Alimuddin.

“Kami perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan tetap aman dengan melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu yang terkena dampak banjir.”

Selain memulihkan jaringan listrik, PLN juga telah mendirikan 2 posko untuk membantu korban terdampak banjir.

Keduanya terdiri dari 1 posko di kantor PLN ULP Masamba dengan dilengkapi tenda dan ambulance dan 5 tenaga medis dari Yayasan Baitul Ma’al (YBM) PLN, dan 1 posko di dekat Masjid Paigunta Sakbang.

Alimuddin menjelaskan, pendirian posko ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat di sekitar daerah terdampak yang membutuhkan layanan kesehatan. PLN juga telah menyalurkan bantuan 2 buah tandon air dan 5 genset untuk masyarakat.

Tidak hanya membangun posko, hingga Sabtu (18/7), PLN juga telah menyerahkan bantuan senilai Rp 210 juta terdiri dari paket sembako, APD, sarung serta pakaian anak. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

“Semoga seluruh insan PLN selalu diberi kesehatan dan bantuan ini bermanfaat bagi korban banjir,” tutup Indah.

COMMENTS