Buka Akses Pasar, Mendag Terapkan Sistem Resi Gudang Untuk Ayam Beku

Buka Akses Pasar, Mendag Terapkan Sistem Resi Gudang Untuk Ayam Beku
Presiden Jokowi Serahkan 584.407 Sertifikat Hak Atas Tanah secara Virtual
Ahok Beri Cashback 50 Persen Pembelian BBM bagi Para Ojol mulai April hingga Juli 2020!

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyebut sistem resi gudang (SRG) berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam membangun perdagangan dan industri yang berbasis sumber daya lokal.

Menurut dia, SRG menawarkan mekanisme terbukanya akses pasar, tersedianya informasi mengenai ketersediaan, sebaran, mutu dan nilai komoditas.

“Saya mengharapkan SRG ayam karkas beku ini dapat dimanfaatkan seluruh lapisan pelaku usaha dalam rantai bisnis komoditas ayam, terutama para peternak mandiri.”

“Dengan memanfaatkan SRG, para peternak mandiri dapat mendukung tata kelola usaha peternakan dan memberikan nilai tambah bagi usaha mereka,” jelas Agus.

Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan gudang SRG milik PT Atma Mulya Jaya (PT AMJ) yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, kutip CNBC Indonesia pada Rabu (22/7).

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan telah menerbitkan surat persetujuan kepada PT AMJ pada 16 Juli 2020 sebagai pengelola gudang.

Surat pengelola gudang itu ditetapkan melalui surat No. 72/Bappebti/Kep-SRG/SP/PG/07/2020.

Untuk persetujuan sebagai gudang SRG dan sebagai Lembaga Penilaian Kesesuaian Uji Mutu melalui surat No. 73/Bappebti/Kep-SRG/SP/GD/07/2020 dan No. 74/Bappebti/KepSRG/SP/LPK/07/2020.

Agus menyampaikan, keberadaan SRG ayam karkas beku di Bekasi diharapkan menjadi embrio bagi pelaksanaan SRG komoditas ayam karkas beku di daerah lainnya.

“Saya meyakini pemanfaatan SRG sebagai instrumen manajemen stok dan pembiayaan akan menggerakkan berbagai usaha. Mulai dari produsen komoditas, transportasi, pergudangan, pembiayaan, hingga lini produksi terkecil,” katanya.

Kepala Bappebti Tjahya Widayanti menambahkan pelaksanaan SRG di Indonesia didasarkan pada Undang-Undang No.9/2006 Tentang Sistem Resi Gudang sebagaimana telah diubah dengan UU No.9/2011.

Ada 18 komoditas yang dapat disimpan di gudang SRG berdasarkan Permendag No.33/2020 Tentang Barang Dan Persyaratan Barang Yang Dapat Disimpan Dalam Gudang Sistem Resi Gudang.

Komoditas tersebut, yaitu gabah, beras, jagung, kopi, kakao, lada, karet, rumput laut, rotan, garam, gambir, teh, kopra, timah, bawang merah, ikan, pala, dan ayam karkas beku.

“Kami optimistis SRG dapat memberikan kontribusi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” imbuh Tjahya.

COMMENTS