BLK Lembang Gelar Pelatihan Refocusing Tanggap Covid-19

BLK Lembang Gelar Pelatihan Refocusing Tanggap Covid-19
Menaker Ida Minta Piala Dunia 2022 Qatar Libatkan Pekerja Indonesia
Presiden: Standard Pengobatan Pasien Covid-19 Harus Terus Ditingkatkan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membagikan 6000 box makan siap saji dan 400 botol penyanitasi tangan (hand sanitizer) ke masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan itu disalurkan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat.

Aksi kepedulian tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelatihan Refocusing Tanggap Covid-19 bidang cooking & hand sanitizer angkatan V Tahun Anggaran 2020.

“Sebanyak 64 peserta pelatihan merupakan ibu-ibu dari pengusaha catering maupun salon terdampak Covid-9 dan hasil prakteknya langsung dibagikan ke masyarakat sekitar yang terdampak pandemi, ” kata Kepala BLK Lembang, Tuti Haryanti.

Pernyataan itu disampaikan Tuti usai penutupan acara pelatihan refocusing tanggap Covid-19 di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020).

Tuti Haryanti mengatakan maksud kegiatan pelatihan refocusing tanggap Covid-19 ini sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Selain itu, pelatihan bidang cooking dan hand sanitizer dengan materi teknis kejuruan 80 JP (Jam Pelajaran) memiliki tiga tujuan utama.

Tujuan itu adalah memberikan bekal keterampilan dasar bagi peserta pelatihan, membantu pencegahan dan penanganan dampak Covid-19, serta pemberdayaan masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19.

“Pelatihan selama 10 hari ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi melalui pemberian insentif berupa uang saku pelatihan,” kata Tuti.

Adapun, peserta pelatihan Angkatan V berasal dari karyawan catering dan staff kitchen hotel untuk kejuruan cooking, dan karyawan salon untuk kejuruan pembuatan hand sanitizer yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Peserta terdiri dari Yakni Mulyarasa Catering Sumedang sebanyak 8 Orang; Boga Rasa Catering Sumedang (8); Catering Desa Cipacing Jatinangor, Sumedang (16); Catering Wisma Haji (12); Sahid Skyland Jatinangor (4); dan Elly Salon Sumedang (16).

“Tenaga pengajar pelatihan refocusing merupakan tenaga pengajar Instruktur Teknis BLK Lembang,” kata Tuti.

Sementara Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, memberikan apresiasi kepada kepada BLK Lembang dan Disnakertrans Jawa Barat yang telah memfasilitasi, memperhatikan, dan membantu menciptakan lapangan kerja di Kabupaten Sumedang.

Bupati meyakini hasil pelatihan sangat memberikan manfaat bagi masyarakat Sumedang, terutama warga terdampak Covid-19.

“Terima kasih kami bersyukur kepada Allah atas bantuan ini. Saya yakin masyarakat Sumedang, khususnya para peserta, sangat terbantu dengan digelarnya pelatihan ini,” ujar Dony saat menutup kegiatan pelatihan Angkatan V.

Dony mengungkapkan, tingginya kebutuhan hand sanitizer untuk rumah rumah ibadah dan pondok pesantren saat ini, menjadikan peluang bagi para lulusan pelatihan sebagai produsen hand sanitizer.

“Harus siap memproduksinya. Harus tersedia dan harus kontinyu produksinya. Ada kualitas, kuantitas, dan kontinuitas agar ada jaminan kepada pelanggan barang itu ada,” katanya.

COMMENTS