Tepis Berita Lama, OJK Pastikan Industri Perbankan Dalam Batas Aman

Tepis Berita Lama, OJK Pastikan Industri Perbankan Dalam Batas Aman
Ratas COVID-19: Jokowi Bahas APD, Physical Distancing sampai Karantina Wilayah
Presiden Bertukar Pandangan soal Pancasila dengan Purnawirawan TNI-Polri

OJK memastikan bahwa industri perbankan saat ini dalam kondisi stabil dan terjaga, tercermin dari rasio keuangan hingga April yang berada dalam batas aman (treshold).

Pernyataan itu disampaikan karena terkait dengan OJK yang mendapati beredar viral berita lama yang mengkaitkan kondisi beberapa bank.

Padahal, seperti disampaikan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna, nasabah sudah diminta tidak perlu khawatir, takut, atau ragu terhadap bank-bank tersebut, karena pengawasannya dilakukan langsung oleh OJK.

Viralnya berita lama tersebut juga dimanfaatkan oknum yang tidak beretika sebagai marketing gimmick untuk menarik nasabah bank.

Rasio keuangan perbankan yang aman tersebut dicerminkan oleh permodalan (capital adequacy ratio/CAR) 22,13% dan kredit bermasalah (NPL) gross 2,89% (NPL Net 1,09%).

Selain CAR dan NPL, kecukupan likuiditas yaitu rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK April 2020 terpantau aman yaitu pada level 117,8% dan 25,14%, jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Untuk itu OJK mengharapkan, masyarakat tetap tenang dan melakukan transaksi perbankan secara wajar dan jika membutuhkan informasi mengenai sektor jasa keuangan bisa menghubungi Kontak OJK 157 atau melalui WA di nomor 081 157 157 157.

OJK dan BPK juga senantiasa berkoordinasi agar fungsi pengawasan bank berjalan efektif untuk melindungi kepentingan nasabah. OJK menyambut baik ketegasan BPK yang telah melakukan klarifikasi ke media bahwa BPK tidak pernah membuat statement yang banyak diberitakan.

OJK juga sudah menyelesaikan dan melakukan tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan BPK.

COMMENTS