9 BUMN Gotong Royong Bangun Ekosistem Pasar Digital UMKM, PaDi UMKM

9 BUMN Gotong Royong Bangun Ekosistem Pasar Digital UMKM, PaDi UMKM
PLN – Pemprov Jabar Sinergi Gelorakan Electrifying Lifestyle
‘Fee Based Income’ Dongkrak Laba Bersih Bank Mandiri Naik 9,44% YoY

Kementerian BUMN menginisiasi inisiatif pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan membentuk suatu ekosistem Pasar Digital UMKM yang diberi nama PaDi UMKM. Inisiatif tersebut disebabkan penilaian bahwa jumlah belanja BUMN pada UMKM masih bisa dioptimalkan.

Hari ini, dilakukan kick off PaDi UMKM yang dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir, sekaligus dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dari sembilan BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM.

Dari sembilan BUMN tersebut, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM, Telkom) bertindak sebagai aggregator PaDi UMKM. Delapan BUMN lainnya adalah PT Pertamina, PT Pupuk Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Pegadaian, PT Pemodalan Nasional Madani (PNM), PT PP Tbk (PTPP), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Prosesi penandatanganan MoU kali ini dirasakan sedikit berbeda dan merupakan hal yang relatif baru, yaitu dilakukan secara digital. Dengan difasilitasi PERURI dan juga privy.id yang merupakan karya anak bangsa dan startup binaan anak usaha Telkom, penandatanganan MoU berjalan lancar.

“Mungkin ini salah satu hikmah lain dari pandemi Covid saat ini, dimana akhirnya masyarakat akan ‘dipaksa’ untuk mulai terbiasa menggunakan teknologi dalam berbagai aktivitasnya, termasuk digital signing dalam
sebuah kesepakatan atau perjanjian,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam rilisnya hari ini.

Dia memprediksi ke depan penandatanganan digital akan menjadi new normal karena lebih efisien tanpa mengurangi aspek legal dan juga menjadi salah satu bukti bahwa di tengah pandemi ini, BUMN terus berupaya untuk tetap produktif.

UMKM merupakan sektor yang cukup memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Dari 64,2 juta UMKM yang ada, tercatat kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia lebih dari 60%.

Namun menurut Kementerian Koperasi & UKM, baru sekitar 8 juta UMKM yang sudah go online meskipun memang sudah terdapat peningkatan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses
pembiayaan.

Melalui platform PaDi UMKM, BUMN dapat melakukan belanja secara digital sehingga lebih cepat, transparan, dan meningkatkan efisiensi. Di samping itu bagi Kementerian BUMN, platform tersebut akan membantu
monitoring belanja BUMN pada UMKM.

Dengan masuknya UMKM dalam ekosistem PaDi UMKM, tentunya dapat memperluas jaringan secara online, meningkatnya penjualan atas peningkatan transaksi, serta menjadi suatu experience dalam memasuki
dunia transaksi digital.

Selain itu, UMKM juga akan mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dari BUMN yang artinya juga membawa dampak pada peningkatan penyaluran kredit bagi BUMN penyalur pembiayaan.

COMMENTS