Tekan Harga Gula, Bulog Realisasikan Impor 22.000 ton

Tekan Harga Gula, Bulog Realisasikan Impor 22.000 ton
Pemerintah Yakini Kenormalan Baru PNS Tak Ganggu Layanan Publik
Multifinance Sediakan Tiga Skema Restrukturisasi Pembiayaan

Perum Bulog telah merealisasi impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 22.000 ton yang berasal dari India. Menurut Direktur Komersial Bulog Mansur, gula tersebut sudah masuk sejak Kamis (7/5) Mei lalu.

“Jumlahnya 22.000 ton. Mulainya itu hari Kamis (7/5), itu masuk ke gudang, baru dikirim ke mana-mana,” kata Mansur kepada detikcom, Rabu (13/5/2020).

Bulog sendiri mendapatkan penugasan impor GKP dari pemerintah sebanyak 50.000 ton. Perusahaan pelat merah itu memastikan sisa kuota impornya langsung ke Surabaya, Jawa Timur pada pekan depan. Sehingga, keseluruhan kuota impornya dapat dipenuhi sebelum bulan Mei ini berakhir.

Mansur mengungkapkan, pihaknya langsung menyebarkan gula impor tersebut ke seluruh Rumah Pangan Kita (RPK) atau agen yang bekerja sama dengan Bulog yang lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, juga kepada distributor lainnya.

“Bulog menjual ke distributor juga kita kan ada melalui jaringan di RPK,” imbuh dia.

Adapun harga yang dijual oleh Bulog kepada RPK dam distributor sebesar Rp 11.900/kg. Dengan harga itu, pihaknya memastikan masyarakat bisa membeli gula ke RPK dan juga distributor dengan harga acuan penjualan di konsumen Rp 12.500/kg.

Pasalnya, setiap RPK dan distributor yang membeli gula dari Bulog sudah menuliskan pernyataan akan menjual sesuai harga acuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET) tersebut.

“Kita jual Rp 11.900/kg. Jualnya ke seluruh Indonesia. Jadi kita menjaga HET. Setiap pembelian di Bulog siapa pun yang membeli baik RPK, maupun distributor ada pernyataan menjual sesuai dengan HET. Kalau ada yang menjual di atas HET kita dapat, langsung kita cabut,” pungkasnya.

COMMENTS