10.000 Sekolah dan Madrasah akan Dibangun dan juga Direhabilitasi pada Periode 2019-2024

10.000 Sekolah dan Madrasah akan Dibangun dan juga Direhabilitasi pada Periode 2019-2024
WNI Diamond Princess Tiba di Indonesia, Akan Dikarantina 28 Hari
China Dukung Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 Asia Tenggara

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah akan melakukan rehabilitasi dan renovasi sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi guna mendukung program pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari sisi infrastruktur pendidikan agar para siswa dapat menuntut ilmu dengan baik setelah berakhirnya wabah COVID-19.

Mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian PUPR mendapat tugas tambahan untuk melakukan percepatan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 10.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia pada 2019-2024.

Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengatakan standar pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sekolah harus baik dan juga dilengkapi fasilitas olahraga, penyediaan air bersih dan sanitasi yang baik termasuk tempat cuci tangan, penataan lansekap (taman), serta tahan gempa.

“Standar bangunan dan kelengkapannya agar bisa diterapkan di sekolah-sekolah lain. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pada Tahun Anggaran 2019 telah dilakukan rehabilitasi sebanyak 1.467 sekolah (SD, SMP dan SMU) dan 144 madrasah (Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah). Rehabilitasi ini diupayakan oleh Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya.

Standar pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sekolah tersebut dilengkapi fasilitas lapangan olahraga, toilet yang baik termasuk tempat cuci tangan serta penataan lansekap (taman).

Harapannya, pembangunan fasilitas pendidikan ini dapat membuat para siswa dapat belajar dengan nyaman ketika kembali ke sekolah setelah pasca berakhirnya pandemi COVID-19.

Selain itu, peningkatan kualitas bangunan sekolah yang dilakukan Kementerian PUPR juga sejalan dengan tema Hardiknas yakni Belajar dari COVID-19

COMMENTS