Rp 3,6 T Anggaran Pertanian Direalokasi Guna Lawan Covid-19

Rp 3,6 T Anggaran Pertanian Direalokasi Guna Lawan Covid-19
Jelang ‘New Normal’, Kementerian PUPR Dorong Akad Transaksi Perumahan Secara Virtual
Bulog: Tambahan 28.200 ton Gula Akan Siaga di Awal Juni

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan realokasi anggaran sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4 tahun 2020 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan virus Corona (COVID-19).

Syahrul mengungkapkan, pihaknya melakukan penghematan atau pemangkasan anggaran dari 9 eselon I Kementan sebesar Rp 3,6 triliun. Sehingga, anggaran tahun 2020 bagi Kementan tersisa Rp 17,4 triliun dari pagu awal Rp 21 triliun.

“Basis anggaran yang semula sebesar Rp 21 triliun, kami mengusulkan mengalami penyesuaian menjadi Rp 17,44 triliun,” kata Syahrul dalam rapat kerja virtual dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (16/4/2020), kutip Detikcom.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

  1. Sekretariat Jenderal dari Rp 1,86 triliun menjadi Rp 1,84 triliun atau penghematan sebesar Rp 17,03 miliar
  2. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dari Rp 5,76 triliun menjadi Rp 4,25 triliun atau penghematan sebesar Rp 1,5 triliun
  3. Direktorat Jenderal Hortikultura Perkebunan dari Rp 1,08 triliun menjadi Rp 791 miliar atau penghematan sebesar Rp 290 miliar
  4. Direktorat Jenderal Perkebunan dari Rp 1,52 triliun menjadi Rp 1,15 triliun atau penghematan sebesar 372 miliar
  5. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Rp 2,02 triliun menjadi Rp 1,76 triliun atau penghematan sebesar Rp 254 miliar
  6. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian dari Rp 3,5 triliun menjadi Rp 2,59 triliun atau penghematan sebesar Rp 907 miliar
  7. Badan Litbang Pertanian dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 1,69 triliun atau penghematan sebesar Rp 106 miliar
  8. Badan PPSDM Pertanian dari Rp 1,7 triliun menjadi Rp 1,58 triliun atau penghematan sebesar Rp 116 miliar
  9. Badan Karantina Pertanian dari Rp 1,02 triliun menjadi Rp 983 miliar atau penghematan sebesar 42,2 miliar

Dari penghematan tersebut, pihaknya sudah melakukan refocussing anggaran sebesar Rp 1,85 triliun yang dialihkan pada beberapa kegiatan sebagai berikut:

  1. Dukungan pencegahan penularan Corona Rp 45 miliar
  2. Pengamanan ketersediaan pangan Rp 198,95 miliar
  3. Social safety net Rp 1,6 triliun

COMMENTS