Rp 15,76 Triliun Telah Dicairkan Pemerintah untuk Kartu Indonesia Pintar

Menristek Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Science Studio 2020
Ini 3 Kebijakan untuk Sekolah dan Kampus Terdampak Covid-19

Dana sebesar Rp 15,76 triliun telah dicairkan pemerintah untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lewat siaran resmi kementerian Keuangan diumumkan bahwa percepatan pencairan anggaran KIP tersebut merupakan percepatan penyaluran bantuan sosial untuk penanganan COVID-19. Penyaluran anggaran inipun dilakukan pada 8 April 2020. 

“Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III telah mencairkan Bantuan PIP Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp12,25 miliar yang diperuntukkan bagi 16.300 siswa dan Bidikmisi sebesar Rp61 miliar yang diperuntukkan bagi 10.100 mahasiswa,” papar Kemenkeu, Jumat (17/4/2020). 

Anggaran tersebut akan diberikan bagi anak-anak sekolah yang berusia 6-21 tahun dan berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

Nilai bantuan per siswa antara lain:

  • Siswa Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 450 ribu
  • Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 750 ribu
  • Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar Rp 1 juta

Selebihnya terdapat juga realisasi KIP untuk ke jenjang Perguruan Tinggi atau mahasiswa lewat Bidikmisi Kementerian Agama. Rinciannya, untuk siswa Madrasah Tahap I (MI, MTs,& MA) adalah sebesar Rp182,28 miliar melalui KPPN Jakarta IV yang diperuntukkan bagi 530.591 siswa pada tanggal 13 April 2020. 

Kartu Indonesia Pintar sendiri adalah bentuk pelaksanaan Program Indonesia Pintar yang merupakan program unggulan Presiden Joko Widodo. Sejak 3 November 2014, kartu ini telah diresmikan bersamaan dengan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera.

COMMENTS