Presiden: Prioritas Kartu Pra Kerja adalah Korban PHK

Presiden: Prioritas Kartu Pra Kerja adalah Korban PHK
WNI Diamond Princess Tiba di Indonesia, Akan Dikarantina 28 Hari
Bio Farma: Harga Vaksin Covid-19 Tidak Memberatkan Pemerintah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan menterinya untuk memberikan prioritas program Kartu Pra Kerja kepada korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebab dampak dari wabah Corona sudah menimbulkan badai PHK di Indonesia.

Menurut catatan Jokowi ada sekitar 1 juta lebih pekerja informal yang telah dirumahkan dan 375.000 pekerja formal yang terkena PHK, serta 315.000 pekerja informal yang terdampak. Menurutnya merekalah yang harusnya mendapat prioritas Kartu Pra Kerja.

“Bagi pekerja yang dirumahkan atau korban PHK, saya minta diberikan prioritas untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja,” tuturnya saat membuka rapat terbatas, Kamis (30/4/2020).

Menurut informasi yang di dapat Jokowi, sudah ada 8,4 juta orang yang mendaftar Kartu Pra Kerja. Angka itu lebih tinggi dari kuota yang disiapkan pemerintah. Dia khawatir korban PHK tidak bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut.

“Informasi terkahir yang saya terima yang daftar untuk kartu prakerja sudah 8,4 juta. padahal jatahnya hanya untuk 5,6 juta. Sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar diberikan prioritas,” tegasnya.

Jokowi juga menginstruksikan Kementerian Desa, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN dan kementerian lainnya untuk memperbanyak program padat karya tunai. Dengan begitu diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dari korban PHK.

COMMENTS