Pendaftar Kartu Pra Kerja yang Lolos Dekati 1 Juta Orang

Pendaftar Kartu Pra Kerja yang Lolos Dekati 1 Juta Orang
UU Cipta Kerja Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja
Omnibus Law RUU Lapangan Kerja dan RUU Fasilitas Perpajakan Akan Tingkatkan Daya Saing Indonesia

Pemerintah telah meluncurkan program Kartu Prakerja pada 11 April 2020, dan pendaftar yang sudah lolos proses pendaftaran hingga verifikasi sudah mendekati 1 juta orang. Pendaftaran program pemerintah itu hanya bisa dilakukan melalui situs prakerja.go.id.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program Kartu Prakerja membidik pekerja informal atau formal dan pelaku UMK yang terdampak virus corona Covid-19 dan WNI berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang sekolah atau kuliah.

“Program di mulai April 2020 dan pendaftaran akan dibuka per batch setiap minggu, hingga November 2020 akan ada 34 batch,” ujar Airlangga dalam rapat kerja dengan DPR, Selasa (14/4/2020), kutip CNBC Indonesia.

Dalam bahan paparan Menko perekonomian disebutkan setiap minggu akan direkrut peserta program paling banyak 164.872 orang. Kuota per minggu per provinsi antara lain: Jakarta 48 ribu, Jawa Barat 27 ribu, Jawa Timur 14 ribu, Jawa Tengah 12 ribu. Namun jumlah ini bersifat dinamis dan masih bisa berubah.

“Masing-masing peserta hanya dapat mengikuti Program sebanyak satu kali,” ujar Airlangga dalam laporannya.

Hingga 14 April 2020 pukul 12.00 WIB, sudah ada 3,8 juta calon peserta yang mendaftar di situs prakerja.go.id. Di mana 2,3 juta melakukan verifikasi email dan 1,6 juta melakukan verifikasi NIK. Dari total tersebut 926.790 peserta dinyatakan bergabung dengan batch I program ini.

Program Kartu Prakerja adalah program pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Bentuknya pelatihan online dan tatap muka.

Setiap peserta akan mendapatkan dana sebesar Rp 3,55 juta selama 4 bulan. Dana ini untuk bayar pelatihan dan membeli sembako. Program Prakerja menyasar 5,6 juta orang dengan anggaran Rp 20 triliun.

COMMENTS