Lawan Covid-19: Dana Desa Rp 21 T Dialokasikan Jadi Bansos

Lawan Covid-19: Dana Desa Rp 21 T Dialokasikan Jadi Bansos
KemenkopUKM Ajak UMKM Manfaatkan Fasilitas GSP Ekspor Produk ke AS
Alokasi Pemulihan Ekonomi 2021 Rp356,5 Triliun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan sebesar Rp 21 triliun anggaran dana desa dialokasikan sebagai bantuan sosial (bansos) selama pandemi virus Corona (COVID-19) berlangsung.

Pemerintah menganggarkan dana desa sebesar Rp 72 triliun di APBN Tahun 2020.

Dari anggaran Rp 21 triliun, Jokowi bilang nantinya akan disalurkan bansos sebesar Rp 600.000 per bulan selama 3 bulan.

“Diberikan kepada kurang lebih 10 juta keluarga penerima dengan besaran Rp 600.00 per bulan selama tiga bulan,” kata Jokowi melalui saluran resmi Sekretaris Presiden secara virtual, Jakarta, Kamis (9/4/2020), kutip Detikcom.

Selain itu, pemerintah juga melakukan percepatan program Padat Karya Tunai yang tujuannya untuk menyanggah daya beli masyarakat di tengah wabah COVID-19.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bilang total anggaran program Padat Karya Tunai sebesar Rp 16,9 triliun tersebar ke beberapa kementerian.

Beberapa di antaranya adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Di Kementrian Desa dengan program padat karya tunai desa targetnya 59 ribu tenaga kerja. Kementerian PUPR dengan program padat karya tunai juga targetnya 530 ribu tenaga kerja dengan total nilai Rp 10,2 triliun,” ungkap dia.

COMMENTS