Laris, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 5,95 Juta Orang

Laris, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 5,95 Juta Orang
Gotong Royong Kunci Bangsa Indonesia Merespons Covid-19
Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 2021 Diprediksi 4,5%-5,5%

Pemerintah mencatat ada sebanyak 5.965.048 pengguna (user) yang melakukan pendaftaran program Kartu Prakerja tahap I. Dari jumlah tersebut, pemerintah hanya akan meloloskan sebanyak 200 ribu peserta untuk mengikuti pelatihan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, untuk tahap I ini pemerintah bahkan telah menambah jumlah kuota peserta dari sebelumnya hanya 164 ribu peserta menjadi 200 ribu peserta.

Penambahan jumlah kuota dilakukan karena pada tahap I, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sebab, dari 5,9 juta yang mendaftar, ada sebanyak 4,428 juta yang terverifikasi melalui email dan yang sesuai dengan kriteria sebanyak 2,07 juta peserta.

“Dari pendaftar ini, pemerintah apresiasi antusiasme masyarakat terhadap program kartu Prakerja yang ternyata sangat besar. Kami menerima dari Jabar, sampai dengan Gorontalo. Jadi dari Timur ke Barat termasuk Aceh dan Papua Barat,” ujar Airlangga secara virtual, dikutip Detikcom, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, peserta yang mendaftar Kartu Prakerja terbanyak dari daerah yang berpotensi akan terdapat banyak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Daerah tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta hingga Banten.

Selanjutnya, dari 2,07 juta peserta yang sesuai dengan kriteria ini, hanya akan diambil 200 ribu ikut pelatihan tahap I. Peserta yang lolos akan mendapatkan notifikasi berupa SMS dari pemerintah berupa kode unik senilai Rp 1 juta yang bisa langsung digunakan untuk membeli jenis pelatihan.

“Dari 200 ribu ini akan diberikan notifikasi melalui SMS. Ini akan mulai pada Sabtu sampai dengan hari Senin dan kemudian di antara waktu itu secara bergelombang diinfokan lewat sms, sudah mulai bisa memilih pelatihan,” jelasnya.

Peserta bisa membeli jenis pelatihan yang diinginkan melalui 8 platform yang menjadi mitra Kartu Prakerja. Ada sebanyak 2.055 pelatihan secara digital yang disediakan oleh 198 lembaga yang bisa dipilih.

“Jenis pelatihan beragam, dan diharapkan akan ada banyak pilihan bagi 200 ribu pertama yang mengikuti atau lolos gelombang pertama,” kata dia.

Sementara itu, sisa dari 2,07 juta masyarakat yang sesuai kriteria dan yang lolos hanya 200 ribu pada tahap I adalah sebanyak 1,87 juta. Nah, yang tidak lolos 1,87 juta tersebut akan diberikan notifikasi melalui email untuk ikut tahap II tanpa melakukan registrasi ulang.

“Bagi 1.878.026 yang belum ikut dalam batch pertama, tidak perlu mendaftar ulang. Nanti akan diberikan email untuk link untuk ikut gelombang II dan seterusnya, sehingga tidak perlu ulang semua proses yang sudah dibuat di awal. Ini akan disampaikan melalui notifikasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, pemerintah resmi menutup pendaftaran program kartu Prakerja tahap I pada Kamis (16/4/2020) pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, pendaftaran untuk tahap ke-II juga telah dibuka pada hari ini pukul 16.00 WIB.

COMMENTS