Industri Masih Dibolehkan Beroperasi di Masa PSBB Demi Roda Ekonomi

Industri Masih Dibolehkan Beroperasi di Masa PSBB Demi Roda Ekonomi
Banpres Mikro Dilanjut Tahun Depan Rp 48 T
Ekspor Lebih Tinggi dari Impor, Neraca Perdagangan Surplus US$ 740 Juta

Menperin Agus Gumiwang masih memperbolehkan izin operasi terhadap sektor-sektor industri di luar dari yang dikecualikan tetap operasi di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di DKI Jakarta ada 11 sektor yang boleh operasi karena dianggap menyangkut kepentingan pangan, kesehatan hingga objek vital.

Agus menjelaskan keputusannya yang tetap memberikan izin operasi pabrik di luar sektor yang dikecualikan. Ini karena menindaklanjuti Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 tahun 2020 tentang pedoman PSBB, dikatakan bahwa kegiatan yang dikecualikan yakni kegiatan essential (penting), otomatis dapat melakukan kegiatan operasionalnya.

“Namun di poin lainnya bagi industri yang tidak termasuk dalam industri essential maka bisa melakukan kegiatan industri untuk melakukan kegiatan. Dimana izin bisa dilakukan secara elektronik melalui portal SIINas (Sistem Informasi dan Industri Nasional),” ujar Agus dalam Virtual Video Interview dengan CNBC Indonesia, Senin (20/4/2020).

Alasan lainnya karena industri manufaktur, merupakan salah satu penopang terbesar pada Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Dimana di antaranya menyerap tenaga kerja sebesar 14 persen dari total tenaga kerja di dalam negeri.

Dari pemahaman tersebut, Agus menyimpulkan bahwa untuk menopang perekonomian dan tidak terpuruk semakin dalam, maka industri manufaktur harus tetap bergerak.

“Tujuannya agar ekonomi secara keseluruhan tidak terpuruk, mengurangi PHK dan perumahan-perumahan terhadap tenaga kerja. Industri manufaktur kalau ditutup dan tidak beroperasi, untuk melakukan restart sangat sulit”, jelasnya.

Namun ia menekankan, pemerintah terus melakukan pemantauan pada industri yang beroperasi kala PSBB berlaku terkait pedoman dan protokol kesehatan sesuai dengan Permenkes tersebut.

Sebelumnya Kementerian Perindustrian juga telah mengeluarkan Surat Edaran secara detail seperti penggunaan masker, social distancing hingga penyediaan vitamin pada para pekerjanya yang aktif.

Ia menegaskan, jika industri-industri yang masih aktif tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan yang telah dikeluarkan, maka pihaknya tidak segan-segan untuk mencabut dan mengeluarkan izin operasinya.

COMMENTS