Bank Indonesia: Kekhawatiran Pelaku Pasar Mereda

Bank Indonesia: Kekhawatiran Pelaku Pasar Mereda
Menteri PPN Hadiri Penyerahan DIPA dan TKDD 2021 di Istana Negara
PTBA Harap Proyek Gasifikasi Diteken November 2020

Bank Indonesia (BI) menyebut hingga saat ini kondisi pasar keuangan mulai berangsur membaik. Hal ini karena kekhawatiran pelaku pasar keuangan dan investor terhadap perkembangan virus corona (Covid-19) di berbagai negara mulai menurun, meskipun belum pulih.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, hal ini tercermin dari VIX atau indeks volatilitas Chicago Board Option Exchange yang terus mengalami penurunan. Saat ini indeks tersebut berada di posisi 18,8.

“Saat terjadi kepanikan di pasar keuangan global, minggu ke 3 Maret indeks tertinggi 82. Kemudian diambil langkah-langkah kebijakan, baik pelonggaran the Fed, stimulus AS dan berbagai negara mulai berangsur turun,” kata Perry melalui video conference, Kamis (9/4/2020), kutip Detikcom.

Perry menyebut saat ini pelaku pasar keuangan dan para investor juga melihat bahwa tingkat kenaikan kasus positif COVID-19 di berbagai negara, termasuk di Italia, Amerika Serikat maupun Indonesia terus mengalami penurunan.

“Termasuk di Indonesia bahwa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo, diperkirakan akan juga membantu mengarahkan kepada penanganan atau penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Selanjutnya saat ini pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mulai stabil dan bahkan cenderung menguat ke posisi Rp15.900 per dolar AS sesuai mekanisme pasar, baik dari sisi permintaan maupun pasokan.

“Itu mengurangi kebutuhan BI untuk intervensi. Memang sekarnag masih kadang-kadang intervensi, jumlahnya relatif kecil, pergerakan lebih supply dan demand di pasar. Dalam konteks ini tentu saja kami ucapkan terima kasih kepada para pelaku pasar dan eksportir,” imbuh dia.

COMMENTS