Tak Usah Takut Cek Kesehatan Jika Merasakan Gejala, Simak dan Pahami Alur Deteksi COVID-19

Lawan Covid-19: AP II Pakai Helm Pintar dan Sederet Fasilitas ‘Touchless’
RSDL Indrapura Telah Rawat 419 Pasien Covid-19, 371 Pasien Sudah Sembuh

Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) hingga saat ini terus mengalami peningkatan.

Banyak orang yang mulai khawatir dirinya mengidap gejala-gejala ataupun terjangkit virus tersebut.

Lantas, bagaimana alur deteksi COVID-19?

Kegiatan penemuan kasus COVID-19 wilayah dilakukan melalui penemuan orang sesuai definisi operasional. Penemuan kasus bisa dilakukan di puskesmas dan fasyankes lain.

Penempuan pasien demam pada orang yang baru saja melakukan perjalanan dari negara terjangkit, atau warga di wilayah Indonesia, pemeriksaan dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk orang yang melakukan perjalanan dari negara terjangkit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk masyarakat di wilayah Indonesia.

Apabila Orang dalam Pemantauan tersebut memiliki gejala yang mengarah ke influenza sedang atau berat seperti batuk, flu, demam, dan gangguan pernapasan, maka orang tesebut langsung dijadikan Pasien dalam Pengawasan.

Kemudian, jika Pasien dalam Pengawasan tersebut memiliki riwayat kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 maka orang tersebut dinyatakan sebagai suspect.

Berikutnya, dilakukan pemeriksaan spesimen. Saat ini, pemeriksaan spesimen tidak harus menunggu suspect terlebih dahulu. Seluruh Pasien dalam Pengawasan diperiksa dalam rangka mengidentifikasi secara cepat.

Apabila dinyatakan positif COVID-19, pasien akan diisolasi di RS Rujukan serta dilakukan pemantauan erat di RS yang bersangkutan hingga sembuh.

Sebaliknya, jika dinyatakan negatif, maka pasien dapat dipulangkan dengan terus dilakukan pemantauan.

COMMENTS