Sejumlah Tindakan yang Telah Dilakukan Indonesia Dalam Menghadapi Virus Corona

Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran Siap Digunakan Pekan Depan
Bank Indonesia Berikan Kelonggaran untuk Kebijakan Kartu Kredit Mulai 1 Mei 2020

Virus corona atau dikenal juga sebagai COVID-19, merupakan virus yang menyebabkan gangguan pernapasan. Virus ini juga serupa dengan virus penyebab SARS & MERS.

Pertama kali ditemukan pada Desember 2019, virus ini berasal dari kota Wuhan di China. Kini kasus virus corona mencapai 80.422 dengan jumlah kematian sebanyak 2.984 orang.

Dalam kurun waktu 3 bulan, virus ini telah menyebar hingga ke 76 negara di seluruh dunia dengan jumlah 93.090 kasus dan 214 kematian.

Di Indonesia sendiri, sejak bulan Februari terdapat 388 suspect yang diduga berpotensi mengidap virus corona. Di antaranya adalah awak kapal pesiar World Dream, Diamond Princess, serta 2 warga asal Depok.

Setelah dilakukan observasi, dinyatakan sebanyak 371 orang negatif virus corona, dan hanya 2 orang yang positif terjangkit virus corona. Selebihnya, 15 kasus masih dalam tahap pemeriksaan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Indonesia telah mengambil sejumlah tindakan dalam upaya menghadapi wabah virus ini, antara lain:

  1. Mengeluarkan surat edaran ke Dinas Kesehatan Provinsi / Kabupaten / Kota, Otoritas Kesehatan Pelabuhan, semua rumah sakit rujukan nasional dan regional tentang Kesiapsiagaan dalam Mencegah penyebaran Pneumonia dari Republik Rakyat Tiongkok ke Indonesia
  2. Menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang COVID-19 sebagai wabah penyakit potensial dan langkah-langkahnya (termasuk pembiayaan untuk pasien gratis)
  3. Mengembangkan dan menyebarluaskan Pedoman Kesiapsiagaan COVID-19 dan merevisi / memperbarui berdasarkan perkembangan situasi
  4. Menyerahkan siaran pers, media rapat dan acara bincang-bincang terkait dengan COVID-19 sebagai upaya untuk mengkomunikasikan risiko kepada publik
  5. Mengembangkan dan menyebarluaskan materi pendidikan untuk umum melalui berbagai media
  6. Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaanPortHealthAutity untuk mendeteksi gejala peningkatan suhu awal perjalanan dan mendistribusikan kartu peringatan kesehatan kepada penumpang yang datang dari negara-negara yang terkena dampak
  7. Disiapkan 100 Rumah sakit rujukan di 34 provinsi termasuk Papua
  8. Menyiapkan Laboratorium Nasional Pusat Teknologi Biomedis dan Kesehatan Dasar untuk melakukan tes laboratorium untuk diagnosis COVID-19 dan laboratorium rujukan lainnya jika diperlukan (Lab Nasional adalah salah satu Pusat Influenza Nasional di dunia)
  9. Melakukan pertemuan koordinasi dengan pihak-pihak terkait
  10. Latihan COVID-19 table top dan simulasi
  11. Memperkuat surveilans ILI dan Pneumonia di fasilitas kesehatan dan masyarakat
  12. Menyediakan HOTLINE 24 jam dan pusat panggilan untuk COVID-19
  13. Menyediakan dan menyebarkan logistik untuk tanggapan COVID-19 (mis. APD, masker, HAC)
  14. Pelatihan pengaturan ulang untuk petugas kesehatan tentang pengendalian infeksi, manajemen spesimen, investigasi kasus
  15. Tim Tanggap Cepat Aktif di setiap tingkatan (nasional, provinsi, dan kabupaten)
  16. Melakukan investigasi kasus dan pelacakan kontak

COMMENTS