SARS dan MERS Masih Lebih Mematikan Daripada COVID-19, Ini Perbandingannya

Jalan Terbaik untuk Penjemputan WNI Kapal Diamond Princess Masih Dirundingkan
WNI Dilarang Memasuki Arab Saudi Dikarenakan COVID-19, Ini Penjelasan KBRI Riyadh

Virus corona (COVID-19) menjadi wabah yang menggemparkan masyarakat dunia sejak awal tahun 2020.

Penyebarannya yang sangat cepat telah memunculkan kepanikan massal di mana orang-orang memutuskan untuk mengisolasi diri, tidak berpergian ke luar negeri, hingga memborong kebutuhan pangan, masker, sabun cuci tangan, dan hand sanitizer.

Lalu, seberapa berbahayakah virus asal kota Wuhan ini?

Berdasarkan pengamatan WHO, tingkat kematian COVID-19 tampaknya relatif lebih ringan dibandingkan dengan SARS dan MERS, yang termasuk dalam keluarga virus corona virus yang sama. Namun, penyebaran COVID-19 bersifat lebih cepat.

Sebagian besar pengidap COVID-19 hanya memiliki gejala ringan dan angka kematian tampaknya antara 2% dan 5%.

WHO menjelaskan bahwa COVID-19 secara khusus lebih berbahaya bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun, dan orang-orang dalam kondisi sakit.

Dalam analisis besar pertama atas lebih dari 44.000 kasus di Tiongkok, tingkat kematian pada lansia dinilai 10 kali lebih tinggi daripada mereka yang berusia lebih muda.

Jika dibandingkan dengan strain virus corona lain seperti Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), kedua virus ini memiliki tingkat fatalitas yang jauh lebih tinggi daripada COVID-19.

Berikut adalah data perbandingannya:

COVID-19
Jumlah Kasus: 114.458
Kematian: 4.027
Telah Sembuh: 64.120
Tingkat Fatalitas: 2-5
Penyebaran: 115 negara & teritori

MERS (Pertama kali teridentifikasi di Arab Saudi tahun 2012)
Jumlah Kasus: 2.494
Kematian: 858
Tingkat Fatalitas: 34%
Penyebaran: 27 negara

SARS (Muncul di Guangdong, Cina Selatan pada 2002)
Jumlah Kasus: 8.473
Kematian: 813
Tingkat Fatalitas: 9,5%
Penyebaran: 30 negara

Sumber Data: COVID-19, MERS, SARS

COMMENTS