OJK: Pengajuan Keringanan Pembiayaan Bisa Dilakukan Tanpa Perlu Datang Langsung

Kebijakan Baru OJK: Bank Diperbolehkan Restrukturisasi Kredit
Pengamat: Supervisory Action OJK Positif untuk Kepercayaan Pasar Modal

Sabtu, 28 Maret 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis Tata Cara Pengajuan Kredit Bank dan Pinjaman Leasing yang Terdampak COVID-19 di laman Instagram.

Kini, siapapun yang ingin mengajukan keringanan pembiayaan dari Bank/Leasing dapat dilakukan secara online tanpa perlu datang langsung. ⁣

Berikut informasi lengkapnya:

  1. Debitur tidak perlu datang ke bank atau perusahaan pembiayaan. Tunggu dan ikuti pengumuman yang akan disampaikan bank/leasing melalui website dan atau call center resmi.
  2. Prioritas Debitur yang mendapat keringanan adalah memenuhi persyaratan miniman sebagai berikut:
    • Debitur terkena dampak Covid-10 dengan nilai kredit/leasing di bawah Rp 10 Milyar untuk antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro, dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KURI).
    • Keringanan dapat diberikan dalam periode waktu maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/leasing.
    • Mengajukan kepada bank/leasing dengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank/leasing.
    • Jika dilakukan secara kolektif misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/leasing.
  3. Bagi debitur yang tidak termasuk angka 2 tersebut, bank/leasing memiliki kebijakan keringanan kredit/leasing, sehingga Debitur dapat berkontak langsung melalui sarana komunikasi yang selama ini digunakan dan tetap tidak perlu hadir/tatap muka.
  4. Debitur agak selalu mengikuti informasi resmi dari bank/leasing, tidak mudah percaya dengan infromasi yang bersifat hoax, termasuk melaporkan kepada bank/leasing jika ada pihak debt collector yang melakukan teror/tidak sesuai ketentuan. Dapat juga dilaporkan ke OJK telepon 157, WA 081 157 157 157 atau email konsumen@ojk.go.id dengan menyebutkan nama, perusahaan bank/leasing, dan masalah yang dihadapi.
  5. Keringanan kredit/leasing ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab oleh para pihak baik debitur dan bank/leasing.

COMMENTS