Cegah Penyebaran COVID-19 Dengan Melakukan Social Distancing, Apa Artinya?

Presiden Jokowi Berikan 7 Instruksi untuk Lawan COVID-19, Simak Pernyataan Lengkapnya
Alat Kesehatan Sebanyak 8 Ton Telah Sampai di Indonesia

Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif COVID-19, para ahli epidemiologi mengatakan bahwa kita sekarang berada dalam fase mitigasi wabah tersebut.

Di saat virus corona telah melanda Indonesia, kini pemerintah berfokus untuk memitigasi atau mengurangi dampak akibat virus tersebut.

Pemerintah telah menghimbau pembatalan acara massal, menutup sekolah serta perkantoran dan meminta rakyat untuk beraktivitas dari rumah jika memungkinkan.

Ahli epidemiologi UC San Francisco Jeff Martin dan George Rutherford menjelaskan mengapa langkah-langkah kesehatan tersebut diambil dan apa yang dapat kita lakukan untuk memperlambat wabah dan membantu menyelamatkan hidup.

Social distancing menjadi istilah yang krusial pada situasi saat ini. Istilah ini mengacu pada menghindari kontak dekat dengan orang lain untuk menghindari penangkapan virus dan untuk menghindari menularkannya.

Saat ini, social distancing merupakan faktor paling penting yang dapat kita lakukan dalam mengendalikan wabah COVID-19.

Istilah ini mulai diterapkan di sejumlah kota di luar negeri dengan melarang pertemuan massal, menggunakan transportasi umum dan menutup sekolah.

Rutherford menyarankan untuk menghindari transportasi umum yang penuh sesak jika memungkinkan.

Efektivitas tindakan tersebut juga tergantung pada usia dan kerentanan seseorang terhadap virus. “Jika Anda berusia di atas 60, Anda harus lebih berhati-hati, lebih baik menetap di rumah,” ucap Rutherford.

Untuk orang-orang yang lebih muda, Martin menyatakan bahwa siapapun yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ke orang yang lebih tua atau seseorang yang dengan kondisi yang tidak fit.

“Jadi, semakin sedikit orang muda yang terinfeksi, semakin rendah insiden pada populasi yang lebih tua,” ujar Martin.

Saat ini, CDC merekomendasikan untuk membatalkan atau menunda acara dengan 50 orang atau lebih. Pertemuan antar individu harus mengikuti aturan untuk menjaga social distance guna melindungi populasi yang rentan.

Hal ini dapat diterapkan dengan menghindari kontak dekat dengan orang lain (dalam jarak kurang lebih 2 meter).

COMMENTS