Belanda Mengembalikan Keris Pangeran Diponegoro ke Indonesia

Belanda Mengembalikan Keris Pangeran Diponegoro ke Indonesia
Tekan Emisi Karbon, Gesits Buka Flagship Store Kedua di Jakarta
Presiden: KTT Asia Timur Harus Tingkatkan Ketahanan Kesehatan & Stabilitas

Dalam kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana membahas pengembalian Keris Pangeran Diponegoro di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/03/2020).

Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri (Menlu) menjelaskan bahwa pengembalian Keris Pangeran Diponegoro oleh Belanda prosesnya sudah cukup lama.

Selama proses berlangsung, Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Kerajaan Belanda melakukan penelitian bersama untuk memastikan bahwa keris tersebut betul-betul milik Pangeran Diponegoro.

”Yang terakhir, jadi beberapa minggu sebelum kunjungan, maka kita juga mengirimkan tim di mana di dalamnya juga ada Pak Dirjen Kebudayaan. Karena saya berkonsultasi juga dengan Menteri Pendidikan dan kebudayaan kemudian beliau mengutus Dirjen Kebudayaan bersama dengan ahli dari Indonesia untuk melakukan pengecekan,” ujar Menlu memberikan penjelasan terkait Keris Pangeran Diponegoro pada kesempatan yang sama.

Menurut Retno, Kerajaan Belanda juga sudah mendatangkan tim yang terdiri dari beberapa orang untuk mengobservasi keris tersebut.

Dengan kedatangan tim dari Indonesia, maka telah dikonfirmasikan bahwa keris tersebut adalah Keris Diponegoro yang kemudian dikembalikan ke Indonesia.

Berdasarkan pernyataan Menlu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan bertanggung jawab terkait penempatan dan penyimpanan Keris Pangeran Diponegoro tersebut. 

COMMENTS