Bank Indonesia Keluarkan 5 Kebijakan untuk Halau Dampak Virus Corona

Bank Indonesia Keluarkan 5 Kebijakan untuk Halau Dampak Virus Corona
Bank Indonesia Berikan Kelonggaran untuk Kebijakan Kartu Kredit Mulai 1 Mei 2020
Tak Usah Takut Cek Kesehatan Jika Merasakan Gejala, Simak dan Pahami Alur Deteksi COVID-19

Ketidakpastian pasar keuangan global akibat wabah virus corona (COVID-19) semakin tinggi, meskipun intensitasnya di Tiongkok mulai berkurang. 

Dalam rangka memitigasi risiko yang ditimbulkan dari wabah virus corona, Bank Indonesia mengeluarkan sejumlah kebijakan guna menghalau dampak dari COVID-19.

Bank Indonesia mengeluarkan lima kebijakan untuk penguatan stabilitas moneter dan pasar keuangan serta menjaga momentum pertumbuhan, khususnya untuk kondisi saat ini.

Pertama, meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan dengan strategi Triple Intervention di Pasar DNDF, Pasar Spot, dan Pasar SBN.

Kedua, menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) Valas Bank Umum Konvensional dan Syariah mulai 16 Maret 2020, yang semula 8% menjadi 4%.

Ketiga, menurunkan GWM Rupiah sebesar 50bps selama 9 bulan ke depan dan berlaku mulai 1 April 2020.

Keempat, memperluas jenis dan cakupan underlying transactions bagi investor asing.

Dan kelima, memfasilitasi agar investor global dapat menggunakan bank kustodi global dan domestik saat berinvestasi di Indonesia.

COMMENTS