Biaya Visa Umroh Bisa Dikembalikan Karena COVID-19, Ini Skemanya

Kemkes: Tarif Maksimal Pemeriksaan Rapid Test Covid-19 Rp 150 ribu
Pilkada: Peluang Emas Sinergi Pengendalian Covid-19 & Pemulihan Ekonomi

Dikarenakan penghentian sementara akses masuk ke Tanah Suci, Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah membuat skema pengembalian biaya visa umrah.

Pengembalian biaya tersebut dilakukan sehubungan dengan banyaknya calon jemaah umrah yang sudah terlanjur mengurus dan mendapatkan visa.

“Saudi memberlakukan tiga skema dalam pengurusan pengembalian biaya visa umrah yang terdampak kebijakan mereka,” ujar Endang dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis (5/3/2020). 

Endang menjelaskan adanya tiga skema untuk pengembalian biaya visa umrah berdasarkan Pemerintah Arab Saudi. 

Skema pertama, bagi jemaah yang mengajukan visa umrah melalui aplikasi e-Visa, maka biaya visa akan dikembalikan secara otomatis melalui rekening yang bersangkutan saat jemaah melakukan pengajuan pengembalian dana di aplikasi.

Kedua, bagi jemaah yang mengajukan visa melalui biro umrah, maka pengembalian akan dilakukan melalui rekening travel pada saat travel yang bersangkutan melakukan pengajuan pengembalian pada aplikasi e-visa.

Ketiga, pengembalian ini berlaku bagi mereka yang mengajukan visa sebelum dikeluarkannya kebijakan penangguhan sementara dan belum berangkat ke Arab Saudi.

Para jemaah umrah yang mekanisme pengurusan visanya dilakukan melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau PPIU,  diharapkan dapat berkoordinasi dengan masing-masing PPIU terkait dengan pengembalian biaya visa. 

COMMENTS