Pemerintah Tegaskan Pemulangan WNI dari Tiongkok adalah Orang Sehat Semua dan Kesehatannya Terus Dipantau

PUPR Mulai Renovasi 2 Stadion Utama dan 15 Lapangan Bola di 5 Provinsi
Menaker: SE Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 sebagai Jalan Tengah

Pemerintah RI menegaskan bahwa pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Provinsi Hubei, Tiongkok adalah sebuah misi kemanusiaan.

“WNI yang akan pulang adalah orang sehat semua dan kesehatannya terus dipantau,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan persnya, Sabtu (1/2/2020).

Menurutnya, seluruh pihak (WNI yang akan pulang, tim penjemput, tim Aju, Crew, termasuk pesawatnya itu sendiri) akan menjalani protokol kesehatan yang dilakukan secara disiplin.

Kemudian, lanjut Retno, transit WNI di Natuna dihandle oleh TNI di rumah sakit militer dan lokasi transit jauh dari penduduk dan memenuhi standar WHO.

“Pemerintah apresiasi bantuan seluruh pihak dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendoakan keberhasilan misi ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden RI, M. Fadjroel Rachman menyampaikan bahwa Pemerintah sangat menghargai dan berterimakasih atas kerjasama semua pihak dalam upaya evakuasi WNI dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait merebaknya virus corona di kota Wuhan.

Terutama Pemerintah RRT, termasuk Dubes RRT di Indonesia, pemerintahan Provinsi Hubei, pihak Bandara Wuhan, tentu pihak KBRI yang tak kenal lelah sejak hari pertama merebaknya virus corona yang selalu berkomunikasi dengan 243 WNI di Hubei hingga evakuasi, juga Perhimpunan Peĺajar Indonesia (PPI) Tiongkok cabang Wuhan yang selalu aktif bekerjasama dengan KBRI selama masa-masa sulit (lockdown) di kota Wuhan.

“Presiden Joko Widodo sangat menghargai semua upaya tak kenal lelah tersebut untuk saling membantu yang merupakan cerminan kegotongroyongan masyarakat Indonesia,” ujar Fadjroel.

Setelah ketibaan evakuasi WNI di Indonesia, lanjut Fadjroel, pemerintah mengharapkan semua pihak untuk menghormati wewenang kementerian dan lembaga terkait sesuai Inpres No.4/2019 untuk melaksanakan kewajibannya sehingga WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei maupun seluruh masyarakat di Indonesia mendapat perlindungan dan pelayanan kesehatan optimal sesuai prosedur.

COMMENTS