Pembangunan MRT Bundaran HI-Harmoni Akan Segera Dilakukan

Pembangunan MRT Bundaran HI-Harmoni Akan Segera Dilakukan
Di Tengah Covid-19, Ekspor UMKM Jalan Terus
PLN Pasang Telepon Satelit untuk Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca Gempa Sulbar

PT MRT Jakarta dan PT Adhi Karya Tbk-Shimizu Corporation Indonesia hari ini telah menandatangani kontrak pembangunan proyek MRT Fase 2A Bundaran HI-Harmoni (CP 201) senilai Rp 4,5 triliun di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Penandatangan kontrak dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT, Silvia Halim dan Yutaka Okumura selaku perwakilan Shimizu-Adhi Karya Joint Venture. Paket kontrak tersebut terkait design and build underground section MRT Jakarta Project Phase 2 Contract Package 201.

Penandatangan kontrak pekerjaan CP 201 antara PT MRT Jakarta dengan Shimizu-Adhi Karya JV ini menandai dimulainya pekerjaan proyek konstruksi Fase 2A.

Dalam kontrak tersebut terdapat dua pekerjaan stasiun bawah tanah, yakni Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas. Paket pekerjaan CP 201 akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Harmoni dengan membangun terowongan dan stasiun yang memiliki jalur sepanjang 2,8 kilometer.

Konstruksi fase 2A terbagi ke dalam tiga paket kontrak sipil, antara lain paket kontrak CP 201, CP 202 dan CP 203. Periode pembangunan fase 2A akan dimulai pada Maret 2020 dan dijadwalkan selesai pada Desember 2024.

Fase 2A akan dimulai dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Kota dengan tujuh stasiun bawah tanah dan keseluruhan panjang jalur mencapai enam kilometer.

Ketujuh stasiun itu meliputi Stasiun Thamrin, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, pembangunan MRT Fase 2A ini adalah upaya Jakarta membangun transportasi umum massal yang terintegrasi. Pada fase 2 ini, seluruh stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya.

“Tidak akan ada lagi masalah seperti tidak terintegrasinya Stasiun ASEAN dan koridor 13 Transjakarta. Sekarang semua terintegrasi. Ini akan dilakukan untuk seluruh pembangunan transportasi umum baik itu MRT Jakarta, Transjakarta, dan LRT Jakarta agar warga masyarakat mudah untuk menjangkau ke mana saja,” ungkap Anies.

Selain Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, acara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar, JICA Chief Representative Indonesia Yamanaka Shinichi, dan Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk Budi Harto.

COMMENTS