Kelas Menengah Berperan Penting Sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia

Kelas Menengah Berperan Penting Sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia
Inflasi Oktober Jadi Bukti Permintaan Mulai Membaik saat Covid-19
Menristek Tekankan Pentingnya Ekonomi Digital pada UMKM

Selama 50 tahun terakhir, Indonesia telah mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan PDB dengan rata-rata 5,6%. Pertumbuhan ekonomi yang kuat dan penurunan substansial dalam kemiskinan memungkinkan Indonesia untuk mencapai status pendapatan menengah.

Kelas menengah mengalami pertumbuhan yang lebih cepat daripada kelompok lainnya. Rinciannya, saat ini ada setidaknya 52 juta orang Indonesia yang secara finansial aman, atau satu dari lima orang Indonesia.

Hingga saat ini, kelas menengah telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dikarenakan konsumsi kelompok ini setiap tahunnya bertambah sebesar 12% sejak tahun 2002, mewakili hampir setengah dari seluruh konsumsi rumah tangga di Indonesia.

Memperluas populasi kelas menengah menjadi sangat penting untuk membuka potensi pembangunan Indonesia serta mendorong Indonesia ke status negara berpenghasilan tinggi.

Selama 20 tahun terakhir, mayoritas orang yang berstatus miskin dan rentan telah terlepas dari kemiskinan dan berkembang ke kelas menengah, di mana terdapat sekitar 115 juta orang yang telah masuk dalam kategori ini.

Kini, tantangan bagi Indonesia adalah membuat pertumbuhan lebih inklusif dengan menyediakan mobilitas ekonomi dan menumbuhkan kelas menengah. Beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
– Meningkatkan kualitas pendidikan menengah
– Memperoleh cakupan kesehatan universal untuk memberi rakyat perlindungan dari guncangan kesehatan.
– Memperbaiki kebijakan dan administrasi pajak yang memungkinkan pemerintah untuk mengumpulkan lebih banyak dari pertumbuhan kelas menengah dan berinvestasi dalam infrastruktur yang krusial terhadap produktivitas.
– Memperkuat layanan setempat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, air, dan sanitasi yang diberikan kepada rakyat.

Perlu ada reformasi kontrak sosial baru yang mengikat negara dan rakyatnya yang semakin makmur ke dalam pengaturan yang saling menguntungkan. Dibutuhkan inisiatif pemerintah untuk menyediakan layanan publik yang lebih berkualitas untuk menciptakan mobilitas ke atas melalui pekerjaan yang lebih baik, dan ketahanan ekonomi melalui perlindungan sosial yang lebih kuat serta peningkatan pendapatan pajak.

COMMENTS