Bantah Isu Reshuffle Kabinet, Ini Klarifikasi Pihak Jokowi

Bantah Isu Reshuffle Kabinet, Ini Klarifikasi Pihak Jokowi
Ekspor RI ke China hingga Agustus 2020 Meningkat di Tengah Pandemi
Langkah-langkah Pemerintah Indonesia Hadapi Corona Virus

Sempat beredar kabar bahwa Presiden Joko Widodo akan merombak Kabinet Indonesia Maju untuk para anggota yang lalai. Isu ini pertama kali dibeberkan oleh cuitan Dede Budhyarto melalui akun Twitternya yang terverifikasi @kangdede78.

Dalam cuitannya, Dede menceritakan pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor bersama sejumlah influencer hingga para artis pendukung Jokowi pada masa kampanye Pemilu Presiden 2019.

“Pengen cerita hasil pertemuan dengan Presiden Jokowi, eh pulang dari Istana Bogor malah sakit. Intinya bakal ada ‘resafel’ (reshuffle) tunggu saja yah. Menteri yg kinerjanya ndak bagus klen bakalan dicukupkan,” isi dari cuitan Dede.

Lantas, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD memberikan klarifikasi dengan menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo tidak pernah bicara terkait perombakan atau Reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

“Reshuffle saya tidak dengar dan tidak ingin dengar, untuk apa? Sejauh yang saya tahu, Presiden tidak pernah bicara Reshuffle, tidak pernah memberikan isyarat-isyarat Reshuffle,” jelas Mahfud, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (24/2/2020.)

Menurut Mahfud, pada rapat kabinet, Presiden Jokowi tidak melontarkan pernyataan terkait Reshuffle kabinet.

“Kita kan rata-rata setiap seminggu sidang kabinet itu dua atau tiga kali. Tidak ada isyarat itu, baik dari sikap maupun pernyataan. Jadi itu hak prerogatif Presiden,” ujarnya.

Selain itu, Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman juga menyatakan bahwa Presiden Jokowi tidak berencana melakukan perombakan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Tidak ada rencana Reshuffle. Semua menteri dipersilakan melaksanakan rencana kerjanya,” ucap Fadjroel saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Fadjroel menjelaskan bahwa Presiden Jokowi hanya meminta para menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk fokus melaksanakan rencana kerja pemerintah. Seperti yang diketahui, jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju telah berjalan sejak dilantik pada 23 Oktober 2019.

COMMENTS