Kemeriahan Pesona Parahyangan Tutup Bulan Kemerdekaan

Kemeriahan Pesona Parahyangan Tutup Bulan Kemerdekaan
Tak Ada Reshuffle, Kabinet Fokus Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Serapan Bedah Rumah PUPR Rp 3,78 T, Capai Porsi 80%

 

Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan (KKPP) yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 26 Agustus 2017, diharapkan akan melebihi kemeriahan Karnaval Kemerdekaan Pesta Danau Toba (KKPDT) 2016.

Demikian disampaikan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, pada jumpa pers bersama Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, Presiden Jember Fashion Carnaval, Dynant Fariz, Budayawan Sunda Aat Suratin, dan Heru Mataya Prasetya dari Batik Solo Carnival, Selasa (22/8/2017)

Rencananya, KKPP akan digelar pada pukul 10.00-12.00 dengan rute Gedung Sate – Taman Vanda – Alun-alun Bandung sejauh 3,4 kilometer.

Selain melebihi KKPDT 2016, Arief juga menginginkan agar  kegiatan ini melebihi Karnaval Khatulistiwa 2015 di Pontianak yang juga dihadiri lebih dari 100.000 orang seperti KKPDT. “Masyarakat yang menonton juga akan mengenakan busana Nusantara, seperti di Danau Toba yang mengenakan ulos dan sortali,” ungkapnya.

Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 mengambil tema ‘Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama’.  Acara ini akan diikuti oleh sekitar 60 kontingen yang terdiri dari berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia van Bandung, Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Parahyangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.

Selain itu akan hadir pula perwakilan dari 12 provinsi di Indonesia, termasuk Jember Fashion Carnaval dan Solo Batik Carnival. Rencananya, karnaval ini tidak hanya diikuti oleh manusia, namun juga menghadirkan binatang sebagai peserta.

Ridwan Kamil menyatakan siap menyambut para peserta dan penonton yang akan mengikuti  karnaval ini. “Bandung akan bersolek di sepanjang jalur karnaval,” ujarnya.

COMMENTS